Panduan Hasil Nyata DeFi

Cara Menghitung APR Biaya Swap Pool: Berapa Bagian Fee yang Benar-Benar Masuk ke LP

Tier biaya 0,05% bukan penghasilan penyedia likuiditas, sebagian dipotong protokol. Rumus satu baris untuk menghitung APR biaya swap dari volume dan ukuran pool, berapa bagian fee yang benar-benar sampai ke LP di PancakeSwap dan Uniswap, contoh hitungan dengan data pool nyata, dan kenapa TVL bukan penyebut yang tepat di pool v3.

Cara Menghitung APR Biaya Swap Pool: Berapa Bagian Fee yang Benar-Benar Masuk ke LP

Halaman pool menampilkan "fee tier 0,05%" dan sebuah angka APR besar di sampingnya. Dua angka itu sering dibaca seolah-olah 0,05% dari setiap transaksi masuk ke kantong penyedia likuiditas, dan APR yang tertulis adalah yang akan Anda terima. Keduanya tidak benar.

Bagian biaya swap yang benar-benar sampai ke LP lebih kecil dari tier yang tertulis, dan APR di dashboard biasanya sudah dicampur dengan reward token. Kabar baiknya, bagian biaya swap bisa Anda hitung sendiri sebelum menyetor, hanya dengan tiga angka yang tersedia terbuka: volume, ukuran pool, dan tier biaya.

Panel data pool USDT/WBNB di BNB Chain pada GeckoTerminal: harga 0,9988 dolar, volume 24 jam 4,65 juta dolar, dan likuiditas 8,9 juta dolar.

Rumus dasarnya hanya satu baris

APR biaya swap, sebelum memperhitungkan reward apa pun:

APR biaya = (volume harian × tier biaya × bagian LP) ÷ ukuran pool × 365

Tiga hal yang paling sering salah di baris ini:

  • Volume harian. Angka 24 jam naik-turun tajam. Pakai rata-rata 7 hari atau 30 hari, bukan angka hari yang kebetulan ramai.
  • Bagian LP. Tier biaya bukan penghasilan LP. Sebagian dipotong protokol.
  • Ukuran pool. Di pool v3, penyebutnya bukan seluruh TVL. Bagian ini dibahas di bawah.

Berapa bagian biaya yang sampai ke penyedia likuiditas

Angkanya berbeda per protokol, dan sejak akhir 2025 berubah di Uniswap. Dokumentasi Uniswap menyatakan bahwa setelah proposal tata kelola UNIfication disahkan pada Desember 2025, biaya protokol aktif di seluruh pool v2 dan sebagian pool v3, besarnya sekitar seperenam dari biaya swap.

Tabel di dokumentasi Uniswap yang memisahkan fee tier, LP fee, dan protocol fee: v2 semua pool 0,25% ke LP dan 0,05% ke protokol; v3 tier 0,05% menjadi 0,0375% ke LP dan 0,0125% ke protokol; tier 0,30% menjadi 0,25% dan 0,05%.

Di PancakeSwap, pemotongannya sudah lama ada dan dibagi ke treasury serta pembakaran CAKE. Dokumentasi PancakeSwap mencantumkan swap v2 sebesar 0,25% dengan 0,17% ke penyedia likuiditas, yaitu 68% dari biaya. Di v3, porsi LP berada di kisaran 66–68% tergantung tier: 67% pada tier 0,01%, 66% pada tier 0,05%, dan 68% pada tier 0,25% serta 1%.

Artinya, memakai tier biaya mentah sebagai penghasilan LP melebih-lebihkan hasil sekitar sepertiga di PancakeSwap, dan sekitar seperenam di pool Uniswap yang biaya protokolnya aktif. Porsi ini diatur lewat tata kelola dan bisa berubah, jadi periksa lagi di dokumentasi resmi saat Anda menghitung.

Contoh dengan data pool yang bisa Anda buka sendiri

Pool USDT/WBNB tier 0,05% di BNB Chain (PancakeSwap v3, alamat diawali 0x3669), data GeckoTerminal pada 14 Oktober 2026: volume 24 jam sekitar 4,65 juta dolar, likuiditas pool sekitar 8,89 juta dolar.

Biaya swap kotor sehari: 4.650.000 × 0,05% = sekitar 2.327 dolar. Bagian LP di tier ini 66%, jadi sekitar 1.536 dolar sehari.

Disetahunkan terhadap ukuran pool: 1.536 × 365 ÷ 8.890.000 = sekitar 6,3% per tahun.

Kalau bagian LP diabaikan dan tier 0,05% dipakai mentah, hasilnya 9,6% per tahun. Selisih 3,3 poin itu bukan kesalahan pembulatan, melainkan bagian biaya yang memang tidak pernah masuk ke posisi Anda.

Volume dan likuiditas berubah setiap hari. Ulangi hitungan dengan data saat Anda membaca, bukan dengan angka contoh ini.

Di pool v3, penyebutnya bukan seluruh TVL

Hitungan di atas memperlakukan pool seperti pool v2: semua modal bekerja sepanjang waktu. Di v3 tidak begitu. Hanya likuiditas yang sedang berada di dalam rentang harga aktif yang menerima biaya, dan pembagiannya mengikuti porsi Anda terhadap likuiditas aktif itu, bukan terhadap total TVL.

Halaman dokumentasi PancakeSwap berjudul How v3 APR is calculated yang menampilkan rumus perkiraan biaya tujuh hari ke depan: fee berikutnya sama dengan fee dalam rentang dikali delta L dibagi L dalam rentang ditambah delta L.

Dokumentasi PancakeSwap menulis perkiraan biaya tujuh hari ke depan sebagai biaya yang terkumpul di rentang harga pilihan Anda selama tujuh hari terakhir, dikalikan porsi likuiditas Anda terhadap likuiditas yang sudah ada di rentang itu. Biaya dalam rentang itu sendiri diperkirakan dari volume tujuh hari, tier biaya, dan berapa lama harga benar-benar berada di dalam rentang tersebut.

Dua konsekuensi praktis yang jarang disebut halaman pool:

  1. Modal Anda mengencerkan hasilnya sendiri. Menyetor 10.000 dolar ke rentang yang likuiditas aktifnya 100.000 dolar berarti Anda mengambil sekitar 9% biaya di rentang itu, dan APR yang tadi tertera ikut turun untuk semua orang. Makin kecil pool dibanding setoran Anda, makin lebar jarak antara angka yang dilihat dan angka yang diterima.
  2. Waktu di luar rentang adalah nol pemasukan. Rentang sempit menaikkan porsi likuiditas Anda, tetapi memperbesar kemungkinan posisi berhenti bekerja. Pertimbangan lengkapnya ada di pembahasan cara menentukan rentang harga posisi likuiditas v3.

Untuk pool v2 atau StableSwap, hitungan satu baris di atas sudah cukup dekat, karena seluruh likuiditas selalu aktif.

Bandingkan hasil hitungan Anda dengan angka di dashboard

Setelah punya APR biaya versi sendiri, letakkan di sebelah APR yang ditampilkan:

  • Dashboard jauh lebih tinggi. Selisihnya hampir selalu berasal dari emisi token reward, bukan dari perdagangan. Reward bergantung pada harga token yang membayarnya dan bisa dipotong kapan saja.
  • Dashboard lebih rendah dari hitungan Anda. Biasanya karena volume beberapa hari terakhir turun, atau karena likuiditas rata-rata di rentang aktif lebih besar dari yang Anda duga.
  • Dua-duanya mirip. Ini kondisi paling sehat: hasil pool benar-benar datang dari biaya perdagangan.

Perbedaan antara angka agregator dan uang yang benar-benar masuk dibahas terpisah di kenapa APY di agregator berbeda dari hasil nyata.

Urutan pemeriksaan sebelum menyetor

  1. Catat volume rata-rata 7 hari dan ukuran pool dari halaman pool atau agregator data.
  2. Pastikan tier biaya pool yang benar — satu pasangan token bisa punya beberapa pool dengan tier berbeda.
  3. Kalikan dengan bagian LP protokol tersebut, jangan pakai tier mentah.
  4. Untuk v3, perkirakan porsi Anda terhadap likuiditas di rentang yang akan dipakai, bukan terhadap total TVL.
  5. Bandingkan hasilnya dengan biaya masuk-keluar dan APY minimum supaya posisi balik modal. Kalau APR biaya saja tidak melewati ambang itu, posisi tersebut bergantung sepenuhnya pada reward.

Hitungan ini tidak menjanjikan hasil. Yang dilakukannya adalah memisahkan penghasilan yang berasal dari aktivitas perdagangan nyata dari penghasilan yang berasal dari emisi token — dan hanya bagian pertama yang tidak hilang ketika insentif dihentikan.

Sumber